Apple vs RIM + HTC + Samsung

Posted: 20th July 2010 by DM TEAM in kn0wledge, Technologi

Karena semakin tertekan akibat “cacat” pada iPone 4 yang terus disorot dan dikecam oleh berbagai kalangan dari segala penjuru dunia, maka bos Apple Steve Jobs dalam konferensi persnya menolak pendapat yang menyatakan keseluruhan desain iPhone 4 cacat. Menurutnya, masalah penerimaan sinyal umum dialami semua industri smartphone.

“Produk Apple memang tidak sempurna dan semua smartphone memiliki kekurangan,” kata Jobs pada konferensi pers yang berlangsung selama 90 menit di kantor pusat Apple.

Jobs juga menyertakan beberapa nama industri smartphone yang menjadi rivalnya seperti Research in Motion (RIM), Samsung Electronics dan HTC juga mengalami masalah ini.

Menurutnya, antena pada iPhone 4 yang diributkan saat ini bukanlah masalah yang harus diperbaiki Apple. “Kami cukup senang dengan desain antena dan tidak merasa bahwa antena menjadi masalah yang harus diperbaiki,” tegasnya. Demikian keterangan yang dikutip detikINET, Minggu (18/7/2010).

Ternyata Komentar CEO Apple, Steve Jobs yang menyeret Research In Motion di dalam masalah yang tengah melilit iPhone 4 rupanya menyulut komentar balasan dari para petinggi RIM yang tak kalah pedas. Apa balasannya?

Dalam sebuah pernyataan bersama, Co-CEO RIM Mike Lazaridis dan Jim Basillie mengatakan bahwa upaya Apple untuk menyamakan masalah yang menimpanya dengan BlackBerry besutan RIM sungguh sangat tidak masuk akal.

Klaim Apple soal produk RIM dianggap dilakukan secara sengaja sebagai upaya untuk mengaburkan masalah dan mengalihkan perhatian publik dari masalah desain antena yang menjadikan Apple berada pada situasi yang sulit.

“RIM adalah pemimpin dunia dalam bidang desain antena dan sukses mendesain produk data nirkabel dengan kinerja radio yang efektif dan efisien selama lebih dari 20 tahun,” tukas kedua bos RIM tersebut dalam keterangannya, Senin (19/7/2010).

RIM sendiri selama ini mengaku tidak pernah menggunakan desain seperti yang dipakai iPhone 4 dan mengklaim telah menggunakan desain inovatif untuk mengurangi resiko drop call khususnya ditempat yang tidak terjangkau jaringan operator dengan baik.

“Satu hal yang pasti pelanggan RIM tidak perlu mengaitkan masalah tersebut dengan smartphone BlackBerry mereka dalam hal konektifitasnya. Apple telah mengambil keputusan untuk menggunakan desain tersebut dan seharusnya bertanggung jawab atas keputusan yang telah diambilnya daripada mencoba mengaitkan masalah tersebut dengan RIM dan lainnya ke dalam situasi khususnya menimpa Apple,” pungkas Lazaridis dan Basillie.

Tak perlu menunggu lebih lama Setelah Research In Motion (RIM) membalas sindiran CEO Apple, Steve Jobs. Kini giliran HTC dan Samsung angkat bicara menampik komentar bos perusahaan berlogo buah apel itu.

Chief Financial Officer HTC, Hui-Meng Ceng menyarankan bahwa sebaiknya Apple mengatasi masalahnya sendiri daripada menyalahkan para pesaing. “Masalah penerimaan sinyal ini tidak umum di kalangan smartphone,” ujar Hui-Meng. “Mereka (Apple-red.) ternyata tidak memberikan operator waktu yang cukup untuk menguji ponsel,” tambahnya.

Sementara Samsung, mengatakan bahwa perusahaannya belum menerima keluhan pelanggan yang signifikan pada masalah sinyal untuk ponsel pintar Omnia II seperti yang dituduhkan Apple. Seperti dikutip detikINET dari Wall Street Journal, Selasa (20/7/2010).

Ternyata, usaha Steve Jobs untuk mencoba memperbaiki citra iPhone yang “cacat” semakin berat dengan munculnya pernyataan Consumer Reports. Lembaga nonprofit yang cukup berpengaruh di Amerika Serikat (AS) dan telah lama menjadi panduan bagi para konsumen di AS saat akan membeli suatu produk. Lembaga ini lebih menyorot tindak lanjut apple yang menawarkan casing karet gratis untuk mengatasi masalah sinyal dan antena.Lembaga tak percaya langkah yang dipilih Apple akan menuntaskan masalah seutuhnya. Tindakan Apple ini bahkan hanya disebut sebagai ‘langkah pertama yang bagus”, namun tidak universal dan punya masa kadaluwarsa.

“Apple mengindikasikan bahwa ini bukan solusi jangka panjang,” tulis Consumer Reports. “Penawaran casing tersebut hanya sampai 30 September, dan tidak diperpanjang untuk konsumen yang membeli casing dari vendor pihak ketiga. Kami mengharapkan solusi jangka panjang dari Apple,” lanjut pernyataan Consumer Reports. seperti dikutip detikINET dari Electronista, Senin (19/7/2010). Sikap Consumer Reports yang tetap tak merekomendasikan iPhone 4 ini tentu tak terlalu menguntungkan bagi Apple, mengingat status dan power of image dari Lembaga ini di kalangan konsumen di AS.

Jadi perlu ditunggu tindak lanjut dari apple untuk mencoba mengembalikan nama besarnya..

source : DetikInet

  1. Mbah See says:

    apple Vs orange; apple Vs pineaplle; apple Vs juwet; apple Vs semongko.. tapi sebenarnya yang paling dahsyat adalah apple Vs kentang… kalo dimasukkan ruangan tertutup akan keluar bunyi2an hasil dari pertarungan tersebut : kentang kentang kentung kentang kentung kentang kentung kentung… hueaheuaheuhauheuheuhauea

  2. bayem says:

    pemenangnya ditunggu sang juara bertahan Mbah See… haiehiaheiaheiae

  3. NoY says:

    yem koyok`e table mu bermasalah iki… ada tutup table nya ga ?